Mimpi;Chicharito MU Tundukkan Barca

- Striker Manchester United, Javier "Chicharito" Hernandez mengaku bermimpi timnya berhasil menyandingkan gelar Premier League dengan trofi Liga Chamions musim ini.
Gelar Premier League sudah diraih MU usai bermain imbang 1-1 dengan Blackburn Rovers, akhir pekan lalu. Itu merupakan gelar Premier League ke-19 bagi MU. Kini mereka bersiap menghadapi Barcelona di final Liga Champions, di Stadion Wembley, 28 Mei mendatang.
"Kami bisa mendapatkan dua gelar. Aku bermimpi demikian. Kami akan bekerja untuk menang di Liga Champions. Kami bisa saja merayakan (dua gelar) ini dalam waktu dua pekan. Sebelum itu, kami harus bekerja keras dan bertindak benar dalam laga tersebut," kata Hernandez kepada MUTV.
"Tentu saja aku membayangkan, kami bisa memenangkan gelar, tetapi aku tak pernah berpikir bisa sering bermain dan mencetak banyak gol untuk MU. Aku senang bisa menjadi bagian dari tim yang hebat ini," ujarnya. (MUTV)

70.044 Orang Siap Jadi Saksi Sukses Barca

Barcelona
Stadion Camp Nou 
 
— Sebanyak 70.044 orang memadati Stadion Camp Nou untuk menyaksikan tuan rumah Barcelona melawan Deportivo La Coruna pada jornada ke-27 Liga BBVA, yang saat ini tengah berlangsung. Sebagian besar dari mereka menantikan pesta keberhasilan Barcelona menjuarai musim ini.
Barcelona memastikan gelar itu seusai bermain imbang 1-1 dengan Levante, 11 Mei silam. Secara matematis, tambahan satu angka itu membuat tak satu pun tim mampu mengejar mereka.
Namun, mengingat pertandingan digelar di kandang lawan, Stadion Ciutat de Valencia, penyerahan trofi ditunda sampai pertandingan melawan La Coruna, yang merupakan laga kandang terakhir Barcelona musim ini.
Bagi Barcelona, itu merupakan gelar liga ke-21 dan gelar ketiga dalam tiga musim terakhir. (*)
sumber: KOMPAS.com 

FCB-Madrid (Champions). Did you know…


After the 0-2 win in the first leg last week, the fourth El Classico in the run of games between Barça and Real Madrid throws up some interesting facts:
FCB-Madrid (Champions).  Did you know…
- Madrid have failed to score in their last three games at the Nou Camp, losing 2-0, 1-0 and 5-0 (all La Liga games).

-Víctor Valdés and Carles Puyol are unbeaten in their last seven games against Real Madrid.

- This Monday is the second anniversary of Barça’s famous 2-6 win at the Bernabeu, which was their biggest ever away win against their great rivals and also sentenced the 2008/09 league title.

- The team are one game away from setting a record of consecutive home European wins, having won their last nine at the Nou Camp.

2011-04-27_PARTIDO_43.JPG- Barça have taken a 0-2 advantage into the second leg of a European tie on six occasions and always won the tie.

- On 30 of the 32 occasions that Barça have taken any sort of lead into a second leg game in Europe, they have won the tie.

- In the first leg last week, Barça completed three times as many passes (794) as Madrid (267).

- With his two goals at the Bernabeu, Leo Messi confirmed his position as the competition’s top scorer and has scored 11 so far this season.

- Pinto, Pepe, Ramos and José Mourinho are all suspended for the game, whilst Madrid’s Cristiano Ronaldo, Adebayor, Di María and Albiol are just one yellow card away from suspension.

- Of the four semi-finalists, Barça have committed the fewest number of fouls in the competition(127).

- The Belgian referee Frank De Bleeckere will referee the game. He has been in charge of 43 Champions League games, four involving Barça and five of Madrid’s games.

Pelatih Barcelona, Pep Guardiola

BARCELONA, - Pelatih Barcelona, Pep Guardiola, mengatakan, dalam sebuah duel penuh gengsi melawan Real Madrid, pasukan Catalan wajib memiliki mental berlapis baja.
"El Clasico" memang penuh emosi. Pada leg pertama babak semifinal Liga Champions pekan lalu, pertarungan kedua tim diwarnai berbagai insiden yang berbuntut panjang, bahkan akan dibawa ke meja hukum.
Guardiola berharap anak asuhnya tahan mental karena akan menghadapi laga seperti itu lagi di Camp Nou, Rabu (4/5/2011) dini hari WIB. "Ini adalah semifinal yang sangat sulit. Kami akan lihat seberapa kuat mental kami. Saya tahu para fans akan membantu kami terutama jika hal-hal menjadi sulit," kata Pep.
"Saya membayangkan kami harus benar-benar fokus karena ini akan sulit. Ini mental yang berbicara," tambahnya.
Pada leg pertama, Barca membuat Madrid tak berkutik. Ini terbukti dengan penguasaan bola Xavi dan kawan-kawan yang begitu dominan. Pep memerintahkan pasukannya untuk mengulangi hal tersebut.
"Kami harus memindahkan bola dengan cepat dan saya yakin akan ada banyak kecemasan. Tetapi, fans akan berada di sana untuk membantu kami. Besok kami akan mencoba untuk memainkan sepak bola terbaik milik kami," tegasnya. (UEFA)

champions

BARCELONA - Haram hukumnya bagi Barcelona untuk kalah melawan rival abadi seperti Real Madrid. Apalagi, di panggung sekelas Liga Champions. aka, Pelatih Barca, Pep Guardiola, menuntut timnya untuk tampil all out di laga ini.
Barca sebenarnya sudah unggul 2-0 di leg pertama babak semifinal. Xavi dan kawan-kawan hanya butuh hasil imbang di leg kedua, Rabu (4/5/2011) dini hari WIB, untuk memastikan tiket ke partai puncak. Namun, ini adalah "El Clasico". Gengsi dan harga diri klub menjadi taruhannya. Kemenangan merupakan harga mati bagi Barca.
"Kami harus memindahkan bola dengan cepat dan saya yakin akan ada banyak kecemasan. Tetapi, fans akan berada di sana untuk membantu kami. Kami akan mencoba untuk memainkan sepak bola terbaik milik kami," tegas Guardiola.
Madrid dipastikan akan bermain menyerang. Karim Benzema dan kawan-kawan membutuhkan hasil tiga gol tanpa balas untuk lolos. Guardiola pun mengaku sudah mewanti-wanti segala skenario yang bisa terjadi di laga nanti.
"Kami harus siap untuk apa pun. Madrid sepertinya akan memainkan pertandingan terpenting seumur hidup mereka untuk lolos ke final. Mereka memiliki skuad yang cukup baik untuk membuat hidup kami rumit."
"Sebelas pemain luar biasa milik Madrid akan keluar, dipandu oleh seorang manajer yang sangat kompetitif (Jose Mourinho) dan ingin menyingkirkan kami. Hal yang paling penting dalam  kehidupan mereka saat ini adalah pertandingan ini," sahut Pep.
"Tapi, kami ingin berusaha untuk mencapai final lagi musim ini. Dan, saya sangat bersemangat untuk pertandingan nanti, untuk dunia melihatnya dan untuk mencapai final," tuntas Pep. (AP)

Messi di Spanyol Beda dengan Messi di Inggris

London - Tanah Inggris masih menjadi 'kutukan' buat Lionel Messi ketika ia tidak berhasil mencetak gol ke gawang Arsenal. Tapi saat di Spanyol, penampilan Messi sangatlah berbeda.

Pada pertandingan leg 1 perdelapanfinal Liga Champions antara Arsenal vs Barcelona, Kamis (17/2/2011) dinihari WIB, Messi gagal menyumbangkan gol buat Barca. Kontribusinya 'cuma' assist untuk gol David Villa.

Fakta di atas menambah panjang catatan kegagalan Messi mencetak gol di tanah Inggris. Tujuh pertandingan, termasuk kontra Arsenal, dilalui tanpa lesakan gol dari si bocah ajaib asal Argentina itu.

Bila dianggap kalau Inggris adalah wilayah 'kutukan' buat Messi, mungkin ada benarnya juga. Pasalnya, kalau tampil di Spanyol, Messi bisa melesakkan begitu banyak gol.

Coba tanya kepada Arsenal yang musim lalu pernah tersengat oleh empat gol (!) Messi di leg kedua perempatfinal Liga Champions di Camp Nou. Padahal saat leg pertama di Emirates, gol Messi nihil.

Belajar dari pengalaman itu, manajer Arsenal Arsene Wenger pun merasa kalau Messi tetaplah ancaman yang harus ditakuti saat The Gunners melawat ke markas Barca di leg 2 perdelapanfinal, 8 Maret mendatang.

"Siapa yang tidak dibuat cemas oleh Messi?" ujar Wenger di situs resmi Arsenal. "Akan jadi tugas berat buat mematikan dia, tapi kami akan lebih semangat dengan (kemenangan) malam ini."

Jelang Arsenal vs Barcelona Waspadai Fabregas dan Van Persie, Barca


London - Barcelona akan menjalani duel keras saat bertandang ke markas Arsenal. Secara khusus, Los Azulgrana harus mewaspadai dua punggawa Arsenal, Cesc Fabregas dan Robin van Persie.

Fabregas pantas diwaspadai karena dalam delapan pertandingan terakhir yang ia lakoni di Liga Champions, pemain asal Spanyol itu mencetak tujuh gol. Bahkan, Fabregas mencetak satu gol ke gawang Barca saat kedua tim berjumpa di Emirates Stadium musim lalu.

Sedangkan Van Persie, selain belakangan sedang tajam di Liga Inggris, juga telah mencetak tujuh gol dalam 11 laga Liga Champions yang ia ikuti. Cuma sayangnya, Van Persie baru berhasil menyarangkan satu gol di Liga Champions musim ini.

Berikut adalah data dan fakta lain dari pertandingan antara Arsenal vs Barcelona yang akan digelar di Stadion Emirates, Kamis (17/2/2011) dinihari WIB, seperti disarikan dari Reuters.

- Arsenal selalu mencetak gol dalam setiap pertemuan kontra Barca, tetapi tidak pernah menang. Lima kali saling bentrok, duel dua tim ini menghasilkan 20 gol alias rata-rata empat gol per partai.

-Arsenal tidak pernah kalah dari klub asing dalam 38 partai kandang di kompetisi Eropa. Kekalahan terakhir dari tim asing adalah dengan skor 3-0 dari Inter Milan, September 2003. Tapi The Gunners pernah kalah dari Chelsea dan Manchester United di sana.

-Barcelona tidak pernah menang dalam tiga lawatan terakhir ke Inggris. Selain diimbangi Arsenal 2-2 musim lalu, Barca juga seri 1-1 di markas Chelsea dan kalah 0-1 dari Manchester United. Walau begitu, dalam sembilan kunjungan terakhir ke Inggris, Barca menang empat kali.

-Barcelona baru sekali kalah dalam 15 pertandingan terakhir mereka di Liga Champions. Itu adalah kekalahan 1-3 di tangan Inter Milan di semifinal musim lalu.